Enam Putra-Putri Terbaik Kaltim Melaju ke Seleksi Paskibraka Nasional 2026

SAMARINDA – Semangat generasi muda Kalimantan Timur kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Sebanyak enam pelajar terbaik dari berbagai daerah di Kaltim resmi diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2026.

Mereka merupakan hasil seleksi ketat tingkat provinsi yang mempertemukan puluhan pelajar terbaik dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur. Dari proses tersebut, terpilih tiga putra dan tiga putri yang dinilai memiliki kapasitas, disiplin, kepemimpinan, serta karakter kebangsaan yang kuat.

Adapun enam pelajar yang akan mewakili Kalimantan Timur tersebut yakni Aryasuta Samudrapati Riyanto dari SMA Negeri 5 Balikpapan, Galih Resky Pratama dari SMA Negeri 1 Tanah Grogot, Gus Luthfy Azka Nararya dari SMA YPVDP Bontang, Beatrice Geraldine Limbong dari SMA Negeri 2 Berau, Julita Rista Lestari dari SMA Negeri 1 Tabang, dan Melfana Akilah Putri dari SMA Negeri 7 Samarinda.

Keenamnya berhasil menjadi peserta terbaik dari total 40 pelajar yang lolos dalam tahapan Seleksi Calon Paskibraka Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 yang berlangsung pada Mei 2026.

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, Andi Muhammad Ishak, memberikan apresiasi atas capaian para pelajar tersebut. Ia menilai, kesempatan mengikuti seleksi nasional bukan hanya sebuah prestasi pribadi, tetapi juga kehormatan bagi daerah.

Menurutnya, Paskibraka merupakan simbol kedisiplinan, integritas, dan semangat nasionalisme generasi muda Indonesia. Karena itu, para peserta diminta menjaga sikap dan tanggung jawab selama mengikuti tahapan seleksi di tingkat pusat.

“Terpilih sebagai calon Paskibraka nasional adalah amanah besar. Mereka membawa nama Kalimantan Timur dan diharapkan mampu menunjukkan kualitas terbaik,” ujarnya saat penutupan seleksi tingkat provinsi di Aula BPSDM Kaltim, Sabtu (9/5/2026).

Ia juga menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar tampil dalam upacara kenegaraan, melainkan proses pembentukan karakter kepemimpinan dan pengabdian kepada bangsa.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pun berharap seluruh peserta dapat menjalani seleksi nasional dengan maksimal dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Leave a Reply