Pertemuan sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini dibuka dengan sambutan oleh Bapak Edi Oloan Pasaribu S.T., M.M, yang menekankan pentingnya memahami dan menginternalisasi nilai-nilai 4 pilar dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga menyampaikan bahwa tujuan sosialisasi ini adalah untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Pembahasan dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang 4 pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Narasumber menjelaskan bahwa 4 pilar ini merupakan fondasi bangsa Indonesia dan harus dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam diskusi, peserta sangat antusias dan aktif bertanya tentang bagaimana cara mengimplementasikan nilai-nilai 4 pilar dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu peserta menanyakan tentang bagaimana cara mengatasi perbedaan pendapat dalam masyarakat. Narasumber menjawab bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, namun kita harus tetap menghormati dan menghargai pendapat orang lain.
Peserta juga membahas tentang pentingnya toleransi dan gotong royong dalam membangun bangsa. Salah satu contoh yang disampaikan adalah bagaimana masyarakat dapat bekerja sama dalam membersihkan lingkungan sekitar. Narasumber juga menekankan bahwa gotong royong adalah salah satu nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Penutupan acara sosialisasi ini diakhiri dengan kesimpulan bahwa 4 pilar kebangsaan merupakan fondasi yang kuat untuk membangun Indonesia yang harmonis dan sejahtera. Peserta diharapkan dapat menginternalisasi nilai-nilai 4 pilar dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Acara dilaksanakan di Lokasi loa janan Ilir pukul. 09.00 s/d 12.00 wita. Samarinda, 15 maret 2026
Leave a Reply