JAKARTA — Suahasil Nazara kini berada di posisi tertinggi Kementerian Keuangan setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Penunjukan tersebut bukan langkah yang membawa nama baru ke lingkungan Kementerian Keuangan. Suahasil telah lama berada dalam lingkar kebijakan fiskal nasional, baik sebagai akademisi, perumus kebijakan publik maupun pejabat di Kementerian Keuangan.
Jejak Akademik yang Panjang
Sebelum memasuki pemerintahan, Suahasil dikenal sebagai ekonom dan akademisi.
Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia pada 1994. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke Cornell University, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master of Science.
Karier akademiknya juga berkembang di Universitas Indonesia. Suahasil tercatat menjadi dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI sejak 1999, sembari melanjutkan pendidikan doktoralnya di University of Illinois at Urbana-Champaign hingga memperoleh gelar Ph.D. bidang ekonomi pada 2003.
Enam tahun kemudian, ia meraih gelar Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi.
Di lingkungan akademik, sejumlah posisi pernah dipercayakan kepadanya. Di antaranya Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi, Kepala Lembaga Demografi, serta Ketua Departemen Ilmu Ekonomi UI.
Rekam jejak Suahasil tidak berhenti di ruang akademik.
Ia pernah terlibat dalam sejumlah forum dan lembaga yang berkaitan dengan kebijakan publik. Suahasil tercatat sebagai anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal, Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah, Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, hingga anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional.
Pengalaman tersebut mempertemukan latar belakang akademiknya dengan proses perumusan kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah.
Perjalanan Suahasil di Kementerian Keuangan semakin kuat ketika ia ditugaskan sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal secara definitif pada 31 Oktober 2016.
Jabatan tersebut menjadi salah satu titik penting dalam kariernya karena Badan Kebijakan Fiskal berada di jantung perumusan kebijakan fiskal pemerintah.
Pada 25 Oktober 2019, Suahasil kemudian dipercaya menjadi Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Maju. Saat itu ia mendampingi Sri Mulyani dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan fiskal nasional.
Kepercayaan terhadap dirinya berlanjut ketika Suahasil kembali dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih pada 21 Oktober 2024.
Setelah bertahun-tahun berada di lingkungan kebijakan fiskal, Suahasil akhirnya naik ke posisi Menteri Keuangan.
Presiden Prabowo menunjuknya menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menjalankan sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.
Posisi baru tersebut sekaligus membawa Suahasil pada tanggung jawab yang jauh lebih besar. Ia kini menjadi salah satu figur utama dalam menentukan arah pengelolaan keuangan negara, mulai dari kebijakan fiskal hingga pengelolaan APBN.
Dengan latar belakang akademik, pengalaman dalam perumusan kebijakan publik, serta lebih dari satu dekade berada di lingkungan Kementerian Keuangan, Suahasil datang ke kursi Menteri Keuangan bukan sebagai orang baru.
Kini, rekam jejak tersebut akan diuji di posisi tertinggi.
Leave a Reply