Konspirata.com, Jakarta – Mulai 1 Juli 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui LRT Jabodebek resmi menambah jumlah perjalanan harian dari sebelumnya 314 menjadi 398 perjalanan per hari. Penambahan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan bagi para pengguna moda transportasi berbasis rel di kawasan Jabodetabek.
Penambahan jumlah perjalanan ini juga berdampak langsung pada pengurangan waktu tunggu antar kereta (headway), khususnya pada jam sibuk pagi dan sore hari. Dari semula 8 hingga 10 menit, kini headway menjadi lebih singkat, yaitu 6 menit di lintas Cawang–Dukuh Atas dan 8 menit di lintas Jatimulya–Cawang serta Harjamukti–Cawang.
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Kuswardojo, mengatakan kebijakan ini bertujuan mendukung mobilitas harian masyarakat perkotaan yang membutuhkan ketepatan waktu dan efisiensi dalam perjalanan. “Kami terus melakukan evaluasi operasional dan mendengarkan masukan dari penumpang. Penambahan perjalanan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik,” ujarnya.
Dengan 398 perjalanan per hari, LRT Jabodebek berharap dapat mengakomodasi lonjakan penumpang yang terus meningkat, sekaligus mengurangi kepadatan dalam gerbong saat jam sibuk. Operasional tetap dimulai dari pukul 05.00 hingga 20.00 WIB.
LRT Jabodebek merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan transportasi publik massal yang modern, ramah lingkungan, dan terintegrasi. Sejak diluncurkan, moda ini telah menjadi salah satu alternatif favorit masyarakat untuk menghindari kemacetan di wilayah Jabodetabek.
Leave a Reply