GBN MI DPK Kota Samarinda Laksanakan Audiensi dengan Dandim 0901/Samarinda Perkuat Kelembagaan

Samarinda, 19 Februari 2026 — Dewan Pimpinan Kota (DPK) Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBN MI) Kota Samarinda melaksanakan audiensi strategis bersama Komando Distrik Militer 0901/Samarinda dalam rangka penguatan kelembagaan dan konsolidasi struktur organisasi, khususnya terkait penetapan Dewan Pembina.


Audiensi yang berlangsung langsung bersama Komandan Kodim 0901/Samarinda tersebut menjadi bagian penting dari langkah kehati-hatian organisasi dalam memastikan arah perjuangan GBN MI tetap berada pada koridor ideologi negara.


Ketua DPK GBN MI Kota Samarinda, Makmur Ratno Jaya, S.H., M.H, menegaskan bahwa penetapan Dewan Pembina merupakan hal krusial dan tidak dapat dilakukan secara sembarangan.


“GBN MI merupakan bagian dari organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang ideologi dan komponen cadangan. Oleh karena itu, kami tidak boleh salah dalam menentukan Dewan Pembina. Kesalahan dalam menentukan figur pembina dapat berdampak pada arah pengkaderan dan masa depan organisasi,” tegasnya.


GBN MI diketahui berada dalam pembinaan Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, sehingga seluruh langkah organisasi harus terukur, steril, dan sejalan dengan nilai-nilai Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.
Sebelum audiensi ke Kodim, DPK GBN MI Kota Samarinda juga telah melakukan koordinasi kelembagaan dengan Wali Kota Samarinda dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda. Dalam waktu dekat, audiensi juga direncanakan akan dilakukan ke Polresta Samarinda sebagai bagian dari sinergi lintas lembaga.


Sekretaris GBN MI Kota Samarinda, Fahrizal Ahyar, turut menegaskan pentingnya menjaga integritas jajaran Dewan Pembina.
“Struktur Dewan Pembina harus benar-benar steril dan terukur. Kita tidak bisa membayangkan jika terjadi kekeliruan dalam penentuan figur, terlebih jika sampai ada pihak yang ingin menggeser ideologi organisasi. Ini menyangkut masa depan generasi bangsa,” ujarnya.


Pasca Rapat Pimpinan (Rapim), Ketua DPK menjelaskan bahwa program kerja yang telah dirumuskan oleh Tim 7 akan kembali dibawa ke Dewan Pembina untuk dimatangkan, sehingga arah gerak organisasi semakin solid dan terarah.
GBN MI Kota Samarinda juga menegaskan komitmennya dalam menjaga marwah organisasi, terlebih lembaga ini menggunakan lambang Garuda yang tidak semua organisasi kemasyarakatan diperkenankan menggunakannya. Oleh karena itu, kehati-hatian dalam bergerak dan bersikap menjadi prinsip utama.


Organisasi ini juga berada dalam pengawasan dan monitoring Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan serta Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Secara nasional, GBN MI dipimpin oleh Laksamana Pertama TNI (Purn.) M. Faisal Manaf, S.E., M.M., M.C.D.O., selaku Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN), yang dikenal sebagai tokoh dalam gerakan Bela Negara.
DPK GBN MI Kota Samarinda berharap hasil audiensi dan pertimbangan yang telah dilakukan dapat menjadi landasan kuat dalam menyusun jajaran Dewan Pembina, Dewan Pengarah, dan Dewan Penasehat yang solid, kredibel, serta berkomitmen menjaga ideologi bangsa.


Sebagai organisasi yang bergerak dalam pembentukan karakter kebangsaan, GBN MI berkomitmen untuk terus bersinergi dengan unsur pemerintah, TNI, dan Polri dalam merumuskan gerakan Bela Negara yang konkret, terstruktur, dan berkelanjutan demi Indonesia yang berdaulat dan berkarakter.

Leave a Reply