Jakarta konspirata.com– Pernyataan mengejutkan datang dari anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin. Ia secara terbuka mengungkap bahwa gaji anggota DPR periode 2024–2029 kini tembus lebih dari Rp100 juta per bulan, atau setara sekitar Rp3 juta per hari.
Fakta ini sontak memicu gelombang reaksi publik. Banyak warganet membandingkan pendapatan fantastis tersebut dengan nasib tenaga kerja lain, khususnya guru honorer.
“Rp3 juta sehari buat DPR, saya butuh 3-4 bulan mengajar baru dapat segitu,” tulis salah satu guru honorer di media sosial, yang langsung viral.
Gaji Naik Karena Tunjangan Rumah Dinas Dihapus
Kenaikan ini terjadi setelah DPR memutuskan menghapus fasilitas rumah dinas bagi anggota, yang kemudian diganti dengan tunjangan tunai sekitar Rp50 juta per bulan. Tambahan tunjangan inilah yang membuat pendapatan bersih anggota DPR melonjak.
Dengan gaji pokok, tunjangan jabatan, tunjangan alat kelengkapan dewan, hingga tunjangan pengganti rumah dinas, angka totalnya menembus lebih dari Rp100 juta per bulan.
TB Hasanuddin menyebut jumlah tersebut “sudah lebih dari cukup” untuk menjalankan tugas legislatif. Namun, di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan banyaknya keluhan soal biaya hidup, pernyataan ini justru menuai kritik keras.
Perbandingan yang Menyakitkan
Banyak komentar di media sosial menyoroti ketimpangan ini. Pekerja honorer, buruh, hingga tenaga medis merasa jomplang jika pendapatan mereka dibandingkan dengan anggota DPR.
“Kalau DPR bisa dapat Rp3 juta sehari, kenapa guru honorer yang mencerdaskan bangsa harus menunggu 3 bulan untuk dapat nominal yang sama?” tulis akun @pendidikanrakyat.
Sorotan Etika dan Moral
Bagi sebagian kalangan, ini bukan sekadar soal nominal, tetapi soal etika. Publik mempertanyakan apakah kenaikan pendapatan ini selaras dengan kinerja dan tanggung jawab DPR, mengingat masih banyak pekerjaan rumah legislasi yang tertunda.
Sejumlah aktivis juga menilai kenaikan gaji ini berpotensi memicu krisis kepercayaan publik terhadap DPR, apalagi di tengah isu kemiskinan dan kesenjangan sosial yang semakin tajam.
Konspirata.com akan terus memantau
Kasus gaji DPR ini menjadi potret ketimpangan yang nyata di negeri ini. Konspirata.com akan terus mengikuti perkembangan isu ini, termasuk respons resmi dari pimpinan DPR dan langkah yang akan diambil oleh pemerintah.
Editor : konspirata (Ah)
Leave a Reply