Konspirata.com, Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) hari ini memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79, sebuah momen bersejarah yang menandai perjalanan panjang institusi penegak hukum dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. HUT Bhayangkara diperingati setiap 1 Juli, merujuk pada lahirnya Polri secara resmi setelah pengesahan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1961 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kepolisian.
Tahun ini, HUT Bhayangkara tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap jasa para anggota Polri, tetapi juga momentum refleksi terhadap berbagai tantangan dan transformasi yang tengah dijalankan institusi kepolisian dalam menjawab kebutuhan zaman.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam amanatnya menegaskan pentingnya reformasi di tubuh Polri sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan masyarakat, teknologi, dan tuntutan transparansi publik. “Kami terus mendorong Polri menjadi institusi yang presisi, berkeadilan, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat. HUT Bhayangkara adalah saat yang tepat untuk menguatkan komitmen tersebut,” ujarnya dalam upacara resmi peringatan.
Perjalanan Polri selama hampir delapan dekade diwarnai oleh dinamika sejarah, mulai dari perannya dalam masa kemerdekaan hingga kini sebagai salah satu pilar utama demokrasi dan penegakan hukum. Tantangan seperti kejahatan siber, radikalisme, hingga kepercayaan publik menjadi fokus pembenahan internal Polri di era digital.
Sebagai bagian dari transformasi menuju “Polri Presisi” (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), berbagai inovasi telah dilakukan, termasuk digitalisasi layanan, reformasi kultural di internal kepolisian, serta penguatan pengawasan eksternal melalui kolaborasi dengan masyarakat sipil.
Masyarakat luas diharapkan turut serta dalam mendukung agenda-agenda pembaruan Polri dengan tetap menjaga sinergi antara aparat dan warga negara dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan hukum yang adil.
Peringatan tahun ini mengusung semangat pembaruan, dengan rangkaian kegiatan sosial, bakti kesehatan, hingga dialog kebangsaan bersama tokoh masyarakat dan akademisi untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi.
HUT Bhayangkara ke-79 menjadi penanda bahwa Polri bukan sekadar institusi keamanan, tetapi juga bagian penting dari perjalanan bangsa yang terus bergerak maju menuju Indonesia Emas 2045. (rdk/Ar)
Leave a Reply